Kegiatan Pelatihan untuk Meningkatkan Kompetensi Calon Guru di Universitas PGRI Yogyakarta

Kursus Keterampilan Kepramukaan PPG UPY 2026 menjadi salah satu program penguatan kompetensi yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Yogyakarta. Bertempat di Kebun Buah Mangunan, Bantul, kegiatan ini menghadirkan berbagai materi dan praktik kepramukaan yang bertujuan membentuk calon guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan kerja sama, serta komitmen dalam membangun karakter peserta didik melalui pendidikan kepramukaan.

Tujuan Kegiatan Pelatihan

Kursus Keterampilan Kepramukaan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Yogyakarta bertujuan membekali mahasiswa calon guru dengan kompetensi kepramukaan yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas profesional di sekolah. Selain meningkatkan pemahaman tentang Gerakan Pramuka, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, pembinaan karakter, manajemen kegiatan ekstrakurikuler, serta pengembangan keterampilan sosial yang relevan dengan dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan ke dalam proses pembelajaran maupun kegiatan pengembangan diri peserta didik di lingkungan sekolah.

Kursus kepramukaan mahasiswa PPG
Kursus kepramukaan mahasiswa PPG
Kursus kepramukaan mahasiswa PPG
Kursus kepramukaan mahasiswa PPG

Jenis-Jenis Pelatihan yang Diselenggarakan

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi dan praktik yang mencakup aspek teoritis maupun aplikatif dalam kepramukaan. Beberapa jenis pelatihan yang diberikan meliputi:

1. Pelatihan Dasar Kepramukaan

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai Undang-Undang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka, serta prinsip dasar dan metode kepramukaan.

2. Pelatihan Kepemimpinan dan Dinamika Kelompok

Melalui berbagai kegiatan kelompok, peserta dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, dan kepemimpinan.

3. Pelatihan Keterampilan Kepramukaan

Materi ini mencakup berbagai teknik dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah, baik melalui simulasi maupun praktik lapangan.

4. Manajemen Risiko dalam Kegiatan Pramuka

Peserta dibekali pemahaman mengenai identifikasi risiko, mitigasi risiko, dan penerapan prosedur keselamatan dalam kegiatan luar ruangan.

5. Pengembangan Karakter dan Kreativitas

Kegiatan api unggun dan pentas seni menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, solidaritas, dan kebersamaan antarpeserta.

Manfaat bagi Calon Guru

Pelatihan ini memberikan berbagai manfaat strategis bagi mahasiswa PPG sebagai calon guru profesional, antara lain:

  • Meningkatkan kompetensi dalam mengelola kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah.
  • Mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam lingkungan pendidikan.
  • Menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa pengabdian.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi dengan peserta didik maupun rekan kerja.
  • Memperkuat pemahaman mengenai pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kepramukaan.
  • Menyiapkan calon guru agar mampu menjadi pembina pramuka yang kompeten dan inspiratif.

Dengan bekal tersebut, lulusan PPG diharapkan tidak hanya unggul dalam kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam pembentukan karakter peserta didik.

Strategi dan Metodologi Pelatihan

Pelaksanaan Kursus Keterampilan Kepramukaan menggunakan pendekatan pembelajaran yang mengutamakan pengalaman langsung (experiential learning). Strategi pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan yang dipelajari dalam situasi nyata.

Metodologi yang digunakan meliputi:

Pembelajaran Partisipatif

Peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap sesi melalui diskusi, tanya jawab, simulasi, dan refleksi kelompok.

Praktik Lapangan

Berbagai keterampilan kepramukaan dipelajari melalui kegiatan praktik secara langsung di alam terbuka sehingga peserta memperoleh pengalaman nyata.

Dinamika Kelompok

Metode ini digunakan untuk membangun kerja sama, kepemimpinan, komunikasi efektif, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara kolaboratif.

Evaluasi Berkelanjutan

Proses pelatihan dilengkapi dengan tes awal (pre-test), tes akhir (post-test), observasi praktik, serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) untuk mengukur tingkat pencapaian peserta.

Pendekatan Pendidikan Karakter

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, integritas, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari kompetensi utama seorang pendidik.

Archives Berita